Sabtu, 12 Mei 2012

Batu Bara di Tuban, Jawa Timur

Hingga kini pihak Perum Perhutani KPH Jatirogo belum pernah melakukan penelitian dan uji laboratorium terkait adanya potensi batubara yang tersebar menjalur di kawasan dari petak 51 RPH Ngelo, masuk wilayah Kecamatan Senori, hingga BKPH  Bangilan.

Wakil Kepala ADM Perhutani KPH Jatirogo, Anang Tejo Anggono, menyatakan adanya kandungan batubara di hutan tersebut tidak sebesar yang selama ini santer dihembuskan masyarakat dengan tujuan akan datang banyak investor. Sehingga, akan terbuka lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya.

“Adanya batu bara yang bisa ditambang sebatas wacana saja. Hingga kini, Perhutani masih belum melakukan penelitian laboratorium. Namun, batubaranya memang ada dan tidak berada di satu titik lokasi,” tutur Anang.


Anang menyatakan, pihaknya tidak menutup kesempatan luas bagi pihak-pihak yang hendak melakukan aktifitas penambangan di sana melalui prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan perundangan yang ada. Perhutani pun memberlakukan pelarangan penelitian atau pun pengambilan sempel tanpa ijin.

Berdasar data yang dihimpun di lapangan diperoleh keterangan, kandungan batubara di kawasan hutan yang masuk wilayah KPH Jatirogo ternyata tidak hanya di Senori dan Bangilan saja, tetapi terdapat pula di Bahoro dan sekitarnya di Kecamatan Singgahan(Diunggah pada 21 Februari 2012).

Diambil dari Kotatuban.com

Tidak ada komentar: