Kamis, 03 Desember 2009

Physic Character Building (PCB)




Membaca dari judulnya aja kok kelihatannya seperti berbau militer sich.Physics Character Building(PCB) atau bisa disebut sebagai Proses pembangunan Fisik dan karakter adalah salah satu dari rangkaian kegiatan untuk menyambut mahasiswa baru(maba) 2009. Tujuan dari kegiatan ini adalah membangun karakter dan fisik para peserta dalam menghadapi masa transisi dari siswa SMA menjadi mahasiswa. Dalm kegiatan ini mahasiswa dilatih dan dididik untuk menjadi lebih kritis dan bertanggung jawab, mengubah pemikiran siswa SMA yang kekanak-kanakan menjadi pemikiran seorang mahasiswa yang kritis dan memilikai landasan yang kuat bukan pemikiran siswa SMA kelas 4.

Memang kelihatannya kegiatan ini isinya cuma kita, Fisika Momentum 2009 menjadi biang kemarahan para senior. Momentum itu nama angkatan fisikaku.Sebelumnya ada vector, fisika 2007 dan spectrum, fisika 2008. Setahuku memang kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun.Tahun 2009 kegiatan ini ditunda karena berbenturan dengan pelaksanaan puasa dan idul fitri.Dan pada pertengahan bulan Oktober,tepatnya hari sabtu minggu tanggal 17-18 Oktober 2009 kegiatan ini baru bisa diadakan.

Anehnya, apakah metode kegiatan seperti ini masih perlu dilaksanakan. Yang saya ketahui kelihatannya Kepala Jurusan Fisika, Pak Heny Faisal melarang kegiatan ini diadakan karena banyak efek samping yang ditimbulkan pada maba.Mahasiswa merasa tertekan dengan diadakannya kegiatan ini seolah-olah ujian mental yang diberikan sangat berat.Seringkali, pada saat PCB senior atau istilahnya disebut warga Himasika memarahi kami dengan nada yang keras karena kesalahan yang kami lakukan.Terkadang sampai dengan kata-kata yang kotor . Kata kotor atau bernada kasar yang paling sering keluar dari mulut mereka adalah “jancuk”. Apa itu jancuk? Entahlah apa itu.

Komitmen adalah hal ataun janji yang harus diwujudkan.Kami, Fisika Momentum 2009 memiliki tiga komitmen. Yang pertama, solid satu angkatan, kedua, mengenal warga Himasika(Himpunan Mahasiswa Fisika) ITS Dan ketiga adalah kritis dan bertanggungjawab. Setiap kami ada kesalahan kami selalu dihadapkan pada pertanyaan tentang konsekuensi dimana kami tak bisa menentukan konsekuensi apa yang harus dilakukan.Begitu dan begitu seterusnya.Dan aku rasa ini semua adalah hal yang keterlaluan dari para warga. Padahal mereka sendiri belum tentu bias mewujudkan komitmen-komitmen itu diangkatan mereka.Kok kelihatannya seperti ajang balas dendam ya.

Kegiatan ini mungkin bisa menjadi bermanfaat bagi kita.Ibaratnya ini adalah proses pengkaderan bagi kita.Tapi dampak buruk yang lain bagi sebagian orang justru akan menimbulkan perasaan tertekan,stress bahkan takut jika berada di jurusan yang tentunya akan menghambat belajar sebagai tujuan utama mereka masuk ITS.Tujuan senior memang baik menjadikan kita manusia yang lebih baik melalui pengkaderan tapi metode yang digunakan apakah sudah baik dan tidak menimbulkan dampak yang buruk pada jiwa seseorang.

Bagi warga kegiatan PCB ini tidak cukup sebagai ajang pengkaderan bagi kami. Untuk memenuhi komitmen dan membayar kesalahan kami kami harus menggantinya dengan beberapa kegiatan lain. Ada tujuh kegiatan yaitu kerja bakti jurusan,LKMM Pra TD, Liga Futsal Fisika, Buku mengenal warga dan angkatan, PKM GT, membuat bendera Himasika,danmakram(malam keakraban. Ketujuh kegiatan ini harus diikuti oleh semua anggota angkatan dan bersifat memaksa.

Dari kegiatan ini, terbentuklah T5 sebagai penggerak angkatan yang terdiri dari aku sendiri, Maul,Mustangin,Patar,dan Radi untuk menggan tikan kerja promotor angkatan yang telah terbentuk sebelumnya.Aku dan semua tak tahu sendiri arti dari huruf T itu sendiri. Tapi T5 dibentuk untuk membantu kerja Komting(komandan tingkat) agar ketiga komitmen angkatan terpenuhi.Untung momentum punya seorang komting yang hebat. Namanya Mashuri, anak Madiun. Dia begitu berkontribusi besar pada momentum. Jiwa kepemiminan dan semangatnya sangat tinggi.

Di sisi lain kegiatan ini menyisakan sejuta trauma dan ketakutan bagi sebagian besar anggota momentum. Tapi pada dasarnya kegiatan seperti ini adalah pelatihan dan pembelajaran buat kita semua untuk menjadi manusia yang unggul dan lebih baik, menjadi seorang CAK(Cerdas Amanah Kreatif) yang menjadi jargon dari ITS selamaini. Saya yakin kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita semua mendatang hanya saja mungkin cara dan metodenya yang tak bisa diterima.Semoga kegiatan pengkaderan di ITS menemukan suatu cara atau metode yang lebih baik dan lebih bisa diterima oleh mahasiswa baru tanpa menimbulkan efek samping sehingga tetap bermanfaat bagi kita semua.

Tidak ada komentar: