Kamis, 03 Desember 2009

LKMM Pra TD




LKMM Pra TD merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti mahasiswa baru di setiap jurusan. Kegiatan ini diadakn serentak oleh jurusan-jurusan dalam satu fakultas. Tujuannya adalah memberikan pelatihan kepada mahasiswa baru bagaimana cara mengatur waktu, diri dan apapun yang berhubungan dengan dirinya agar mahasiswa mampu dan terampil dalam menghadapi masalah-masalah yang ada.

Untuk kegiatan LKMM Pra TD yang saya ikuti adalah LKMM Pra TD FMIPA 2009 yang diikuti oleh semua mahasiswa baru fakultas FMIPA yang diadakan pada hari Jum’at-Minggu, 23-25 Oktober 2009. Tema yang diangkat adalah “LKMM Pra TD FMIPA 2009 sebagai momentum pembangun karakter kader yang kritis dan loyal sebagai fondasi integritas FMIPA ITS.

Terlaksananya kegiatan ini berarti pula beban kegiatan pengganti kegagalan PCB menjadi berkurang satu. Artinya masih ada enam kegiatan pengganti lagi yang harus dilaksanakan. Mengikuti LKMM Pra TD semata-mata bukan karena ingin melaksanakan kegiatan pengganti PCB tetapi benar-benar saya ingin melatih diri dan mencari ilmu dari rangkaian kegiatan ini.

Pelatihan dalam kegiatan ini bukan diisi oleh seorang pemateri melainkan oleh seorang pemandu. Tugas pemandu adalah memandu para peserta dalam membahas materi pada saat itu.Saya sendiri dalam kegiatan ini berada di kelas 8 bersama mahasiswa dari jurusan FMIPA yang lain seperti fisika, jurusan saya sendiri, matematika, kimia, biologi dan statistika.Senang rasanya bisa bertemu dengan mahasiswa jurusan lain. Tentunya yang tak kalah penting adalah materi-materi penting yang disampaikan oleh pemandu yang bermanfaat untuk kita semua. Adapun materi-materi yang disampaikan antara lain:
1. Motivasi
2. Persepsi
3. Kesalahan berfikir
4. Mendengar aktif
5. Berbicara efektif
6. AKU
7. SRK
8. Pengenalan diri
9. Pengembangan diri
10. Pribadi dan organisasi

1. MOTIVASI
Pemandu: Nanda Kiswanto
• Motivasi merupakan suatu dorongan untuk mendapatkan sesuatu dan terletak di dalam diri kita
• Motivasi muncul karena ingin mendapatkan sesuatu
• Ketika hal yang kita ingin dapatkan tidak tercapai maka akan timbul rasa kecewa
• Motivasi seharusnya tidak hanya ingin mendapatkan tapi saling memberi

2.PERSEPSI
• Persepsi adalah proses melakukan diskriminasi di antara rangsangan – rangsangan serta menginterprestasikan arti – artinya ( Drs. Sri Mulyono)
• Faktor – faktor persepsi adalah sudut pandang, kelengkapan data, tingkat pendidikan lingkungan dan penarikan kesimpulan.
• Kegagalan dalam persepsi dapat terjadi bila terdapat kesalahan atribusi, efek halo, stereotype, prasangka, dan gegar budaya.

3.KESALAHAN BERPIKIR
• Berpikir adalah proses aktifnya otak dalam mengolah info yang diterima.
• Berpikir dibagi menjadi 3, yaitu : berpikir gegabah, berpikir kritis, dan berpikir logis.
• Langkah – langkah berpikir kritis adalah mengidentifikasi isu atau permasalahan saat ada masalah, membandingkan persamaan dan perbedaan dalam data, memilih info yang relevan, merumuskan masalah, menyeleksi fakta, opini, hasil nalar atau judgement, mengecek konsistensi yang didapat dan mengidentifikasi asumsi.
• Alur berpikir yang baik adalah pengenalan persepsi, mencari pangkal pikir, menganalisa pangkal pikir, menghubungkan pangkal pikir dengan kenyataan dan membuat kesimpulan.
• Macam – macam kesalahan berpikir diantaranya gagal melihat kemungkinan adanya penafsiran lain, over generalisasi, kegagalan menyingkirkan pengaruh emosi, gagal dalam penalaran,dan gagal dalam mengenali kenyataan.

4.MENDENGAR AKTIF
• Mendengar adalah kemampuan merespon secara fisiologis dan psikologis atas informasi yang diberikan sehingga terjadi interprestasi dan pemahaman terhadap informasi.
• Mendengar aktif adalah mendengar dengan empati, penerimaan, kesediaan untuk bertanggung jawab ( Robin. 1991)
• Hal – hal yang diperlukan dalam mendengar aktif adalah intensitas, penerimaan, kesediaan, empati, umpan balik (feedback), dan keterbukaan.
• Hambatan dalam mendengar aktif dapat ditinjau secara mental dan fisik.
• Manfaat mendengar aktif diantaranya membantu menyelesaikan masalah dan mengenal watak orang, memberi informasi, membina serta meningkatkan hubungan.

5.BERBICARA EFEKTIF
• Berbicara efektif adalah kemampuan menyampaikan maksud dan tujuan dengan sistematis, jelas, padat, lugas, dan mudah dipahami oleh pendengar dengan sempurna.
• Hal – hal yang perlu diperhatiakn dalam berbicara aktif adalah tujuan pembicaraan, topik, pendengar, penghubung, teknik berbicara dan batas waktu.
• Syarat berbicara di depan adalah menyusun gagasan, menyampaikan gagasan dalam pembicaraan, merumuskan pernyataan secara singkat dan padat, memahami jumlah informasi yang sudah dimiliki pendengar, menyesuaikan rumusan pesan denagn sudut pandang pendengar, kritis dalam memahami argumen yang membangun dan memililki mental yang kuat.

6.AKU (AMBISI, KENYATAAN, USAHA)
• Ambisi adalah sesuatu yang ingin dicapai atau keinginan yang kuat yang harus didapatkan.
• Ambisi dibagi menjadi 2 yaitu : ambisi hampiran ( yang diharapkan terjadi), ambisi hindaran ( yang dihindari).
• Ambisi timbul karena kebutuhan untuk mencapai kenikmatan, ketentraman, hubungan baik, kebahagiaan, prestise, kekuatan dan keberhasilan.
• Kenyataan adalah fakta, realita, dan kondisi yang sebenarnya.
• Kenyataan mempengaruhi pencapaian suatu ambisi baik mendukung maupun menghambat.
• Macam – macam kenyataan berdasarkan sumbernya dibedakan menjadi 2 yaitu : eksternal ( lingkungan, keluarga, keuangan, pergaulan) dan internal (sistem, nilai dan asumsi, kesanggupan, tempramen, selera, sikap, gaya kerja dan emosi).
• Usaha adalah tindakan untuk meraih sesuatu untuk mencapai ambisi.
• Usaha dibedakan menjadi 2 yaitu : usaha reaktif dan proaktif.
• Metode untuk menerapkan AKU adalah analisa, SWOT ( strength, weakness, opportunity, threat)

7.SRK (SASARAN, RESIKO, KONSEKUENSI)
• Sasaran adalah sesuatu yang ingin dituju baik individu maupun kelompok.
• Dalam mencapai sasaran mengikuti konsep SMART (specific, measurable, achieveable, result oriented, timely)
• Resiko adalah kemungkian untuk bertemu dengan sesuatu yang tidak diinginkan.
• Konsekuensi adalah hasil yang didapatkan setelah melakukan sebuah perbuatan di waktu yang lain.
• Manfaat SRK diantaranya : terbentuk pola pikir prestatif dan pedoman.

8.PENGENALAN DIRI
• Pengenalan diri adalah kemampuan seseorang untuk melihat kekuatan dan kelemahan yang ada pada dirinya shingga dapat melakukan respon yang tepat terhadap tuntutan yang muncul baik dari dalam maupun dari luar.
• Berdasarkan pengetahuan diri dan orang lain, daerah dibedakan menjadi tiga, yaitu daerah publik, daerah buta, dan daerah yang tidak diketahui.
• Ada empat macam golongan manusia, yaitu Sanguinis (popular), plegmatis (damai), Korelis (kuat), dan melankolis (sempurna).
• Sifat dapat berasal dari keturunan, lingkungan, dan juga kehendak bebas.

9.PENGEMBANGAN DIRI
• Waktu adalah sesuatu yang sangat penting, namun penggunaannya terkadang sia-sia.
• Penyebab kurangnya pengaturan waktu di antaranya merasa diatur orang lain dalam pengaturan jadwal dan harus dipatujhi serta melakukan kegiatan yang tidak penting untuk dilakukan.
• Dalam pengaturan waktu perlu menggunakan kuadran waktu yang menentukan skala prioritas.
Kuadran Penting Tidak penting
Mendesak Kuadran 1 Kuadran 3
Tidak mendesak Kuadran 2 Kuadran 4

10.PRIBADI DAN ORGANISASI
• Organisasi merupakan suatu kelompok yang terstruktur dengan tujuan dan visi misi yang sama.
• Komponen organisasi adalah tujuan, visi dan misi, leader dan follower, struktur yang jelas (arahan kerja) dan landasan.
• Tujuan berorganisasi adalah untuk pengembangan diri salah satunya dengan mengikuti organisasi. Mengembangkan bakat dan minat serta potensi yang kita miliki. Sarana pembelajaran diri untuk bekerja sama dalam sebuah kelompok. Mengasah skill non akademik

Tidak ada komentar: